Peserta BPJS Kesehatan mengurus iuran. (Foto: Istimewa)
Jakarta–Bergulirnya program Jaminan Kesehatan Nasional Indonesia Sehat (JKN KIS) terus membuka akses yang lebih besar untuk mendukung jaminan pelayanan kesehatan berdampak kepada masyarakat.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris mengungkapkan, secara bertahap Program JKN KIS pun terus berkembang hingga kini dan bergerak menuju cakupan lebih luas. Dimana dirinya optimis dapat menggaet peserta BPJS Kesehatan hingga 201 Juta peserta.
“Kita targetkan jumlah peserta di angka 201 juta peserta hingga akhir tahun. Dan sampai dengan saat ini, tercatat jumlah peserta yang telah mengikuti Program JKN KIS lebih dari 180 juta jiwa atau Iebih 70 persen dari jumlah penduduk Indonesia di tahun 2017,” ungkap Fachmi Idris dalam kegiatan Public Expose Kontribusi Program JKN-KIS di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Selasa l, 15 Agustus 2017.
Dirinya juga optimis, pemanfaatan program JKN KIS ini akan terus memberikan peran bagi masyarakat Indonesia sebagai yang telah diamanatkan oleh undang-undang. “Tanpa waktu yang lama program ini sudah dirasakan betul manfaatnya bagi masyarakat,” tukasnya.
Selain itu, Fachmi menambahkan, program JKN-KIS ini juga diharapkan akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, dan bagi masyarakat yang sehat program ini memberikan berkontribusi positif terhadap perekonomian. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More