Categories: Ekonomi dan Bisnis

2016, United Tractors Fokus ke Konstruksi dan Infrastruktur

Jakarta -Tahun depan, PT United Tractors Tbk (UNTR) akan lebih berfokus kepada bisnis yang berkaitan dengan konstruksi dan infrastruktur melalui anak usahanya PT Acset Indonusa (ACST).

Direktur Utama United Tractors, Gidion Hasan mengatakan hal ini berkaitan dengan rencana pemerintah untuk menggenjot pembangunan infrastruktur di Tanah Air yang saat ini mulai berjalan.

“Kita harap ketika sektor komoditas seperti kelapa sawit dan tambang batubara melemah ada percepatan infrastuktur dengan goverment spending yang besar. Kita harap tahun depan benar terjadi infrastruktur,” kata Gidion, di Jakarta, Senin, 9 November 2015.

Gidion melihat, sektor tambang dan sawit masih belum akan mengalami perubahan di tahun depan. Jadi strategi perseroan pada tahun depan akan berharap pada sektor konstruksi dan infrastruktur.

“Kami prediksi tambang dan sawit masih akan flat belum ada pertumbuhan kita harap pertumbuihan di infrastruktur. Strategi melakuklan penetrasi di konstruksi dan infrastrukutr. Penjualan di infrastruktur jauh lebih tinggi dibanding pertambangan. Ini akan jadi fokus kami,” tambahnya.

Selain itu, Ia juga berharap pada penjualan perseroan di sektor produk dan support unit seperti service dan suku cadang alat berat.

“Produk support, ini yang menjadi strategi kami ke depan. Kita harap produk dan support unit and service akan tumbuh 6-8%. Karena alat sudah dilapangan pasti perlu spare part dan service,” tambahnya. (*) Dwitya Putra

Apriyani

Recent Posts

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

4 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

4 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

4 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

4 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

4 hours ago