Kemenkeu; Kebijakan mendorong ekonomi. (Foto: Istimewa)
Setelah menimbang tata cara penghitungan dan pemungutan PPn, pemerintah memutuskan untuk menaikkan PPn rokok pada 1 Januari 2016. Paulus Yoga
Jakarta–Pemerintah memutuskan untuk menaikkan pajak pertambahan nilai (PPn) rokok menjadi 8,7% dari sebelumnya sebesar 8,4%.
Hal ini ditegaskan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 174/PMK.03/2015. Demikian aturan yang berlaku efektif per 1 Januari 2016 ini menganulir Keputusan Menteri Keuangan Nomor 62/KMK.03/2002.
Setelah melalui tata cara penghitungan dan pemungutan PPn atas penyerahan hasil tembakau ini, maka produsen rokok bakal menyesuaikan harga jualnya mengingat ada rencana kenaikan cukai rokok menjadi 23%. (*)
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More