Categories: Perbankan

2016, Monopoli Pembayaran Nontunai Tol Jasa Marga Berakhir

Terbukanya pembayaran nontunai tol Jasa Marga kepada 4 bank BUMN diyakini bisa meningkatkan pelayanan jalan tol kepada masyarakat. Paulus Yoga

Jakarta–Menteri BUMN Rini Soemarno menargetkan penggunaan kartu elektornik bank-bank pelat merah dapat digunakan di seluruh ruas jalan tol nasional, baik milik PT Jasa Marga ataupun ruas jalan tol milik swasta.

Ia menekankan agar pembayaran uang elektronik atau e-money dengan menggunakan instrumen uang elektronik bank-bank BUMN bisa diterapkan di seluruh ruas jalan tol Jasa Marga.

“Jadi 3 bulan target Pak Adit (Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman), seluruh Jasa Marga pakai ini, dan untuk bank-bank BUMN targetnya akhir 2016 seluruh tol nasional pakai ini,” kata Rini dalam sambutannya di acara Sinergi BUMN dalam Implementasi Pembayaran Elektronik Tol Nasional di Jakarta, Senin, 31 Agustus 2015.

Sebelumnya penggunaan instrumen e-money di ruas-ruas jalan tol milik Jasa Marga dimonopoli oleh PT Bank Mandiri Tbk yang telah melakukan kesepakatan secara eksklusif hingga tahun 2018. Dengan dibukanya pembayaran secara nontunai tol Jasa Marga kepada bank BUMN lainnya, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk dan PT Bank Tabungan Negara Tbk maka masyarakat lebih leluasa menggunakan instrumen e-money dari bank BUMN lainnya.

Dalam keterangan persnya, Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin meyakini, dengan semakin banyaknya uang elektronik yang dapat digunakan untuk pembayaran jalan tol, masyarakat bisa semakin mudah dan nyaman dalam melakukan transaksi pembayaran tol sehingga mobilitasnya pun semakin optimal. “Implementasi ini sekaligus untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai,” ucapnya. (*)

Paulus Yoga

View Comments

  • pantesan, ada monopoli....
    makanya flazz gak bisa dipake di tol...
    makanya pengguna uang elektronik di tol masih sedikit...
    makanya pintu tol ngantri panjang karena masih banyak yang pake tunai...
    makanya sampai ada korban meninggal gara2 antri keluar tol....

Recent Posts

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

3 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

6 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

7 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

7 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

7 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

8 hours ago