Dari sisi rasio keuangan, CIMB Niaga Syariah pun mencatatkan hasil yang positif dengan penurunan rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) menjadi 1,15 persen per 31 Desember 2016, dari 1,86 persen pada posisi akhir tahun sebelumnya.
Baca juga: Tahun Ini, CIMB Niaga Syariah Andalkan Consumer Banking
Pencapaian ini sejalan dengan prinsip kehati-hatian yang diterapkan perseroan sambil terus meningkatkan portofolio. Pandji berharap dengan kinerja baik pada tahun 2016 serta semangat syariah dapat menunjang kinerja tahun ini.
“Dengan semangat ‘Syariah First’ yang diwujudkan melalui inisiatif untuk selalu menyertakan produk dan Iayanan berbasis Syariah dalam setiap aktivitas CIMB Niaga bersama seluruh pemangku kepentingan, diharapkan dapat mendorong kinerja CIMB Niaga Syariah yang semakin baik ke depannya,” tutup Pandji. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More
Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More