Jakarta–Melambatnya perekonomian pada 2015 memicu kelesuan di dunia usaha. termasuk juga penjualan mobil. Namun, Honda memiliki optimisme yang postif di 2016.
Berdasarkan prediksi Honda, pada 2016, pasar otomotif diperkirakan akan mencapai angka penjualan total yang tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Peningkatan penjualan diperkirakan akan terjadi di segmen SUV, LSUV dan LCGC, sementara segmen LMPV akan tetap menjadi segmen terbesar dari total pasar otomotif.
Jonfis Fandy, Marketing & Aftersales Service Director PT HPM menjelaskan tahun ini model SUV dan LSUV akan terus menjadi tren yang digemari konsumen Indonesia. Kesuksesan penjualan Honda HR-V di tahun lalu serta pemesanan Honda BR-V yang saat ini telah melampaui 6.500 unit di seluruh Indonesia semakin menegaskan tren SUV ini. “Didukung dengan berbagai penyegaran model yang akan diperkenalkan, terutama Honda BR-V yang akan mulai dijual di tahun ini, Honda kembali menargetkan peningkatan penjualan di tahun ini dengan target 180.000 unit”, trang Jonfis.
Untuk mendukung pencapaian target 2016, selain menghadirkan produk yang terdepan, Honda terus memaksimalkan pelayanan purnajual dan memperluas jaringan dealer resmi ke lebih banyak lagi kota di seluruh wilayah Indonesia.
Hingga akhir 2015, secara total Honda telah memiliki 151 dealer resmi serta sub dealer dengan fasilitas 3S (Sales, Service, Spare Parts) yang tersebar di berbagai kota seluruh wilayah Indonesia. Dan di tahun 2016 ini Honda direncanakan akan mengekspansi jaringan dealer–nya menjadi 200 dealer di seluruh Indonesia.(*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More