Kondisi perlambatan ekonomi dunia yang sudah dirasakan sejak 2011 hingga 2015 kemarin telah bisa diatasi oleh Indonesia dengan mendongkrak pertumbuhan ekonominya menjadi salah satu yang tertinggi di dunia, berada di bawah India dan China. Selain itu, Darmin mengungkapkan, bahwa perekonomian Indonesia juga berhasil menjaga angka inflasi di level 3,02 persen tahun lalu.
Perbaikan tersebut, lanjut Darmin, tidak terlepas dari pembangunan infrastruktur yang masif dan menyeluruh. Ia menilai manfaat pembangunan infrastruktur di berbagai daerah ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
“Satu adalah pembangunan infrastruktur itu jelas sekali ikut mendongkrak perekonomian karena menyebar di berbagai sektor di seluruh wilayah,” tutup Darmin. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More