Jakarta–Franchise & License Expo Indonesiadan Cafe & Brasserie Indonesia 2016 digelar dengan melibatkan 200 perusahaan dari 12 negara.
Event waralaba tersebut menampilkan lebih dari 350 brand waralaba dan industri kafe, Franchise & License Expo Indonesia dan Cafe & Brasserie Indonesia.
Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) 2016, Cafe & Brasserie Indonesia (CBI) 2016 dan Retail Solution Expo 2016 merupakan pameran dan konferensi dengan platform bisnis yang terintergrasi bagi para praktisi industri untuk melihat produk danlayanan terbaru, membangun jaringan usaha dan wadah yang tepat untuk mendapatkan informasi serta pendapat dari para ahli mengenai permasalahan waralaba dan industri cafe.
Dengan angka populasi dan tingkat konsumen yang tinggi telah menjadikan Indonesia sebagai pasar potential sehingga mendorong para pelaku usaha waralaba dan Industri Cafe dunia untuk datang dan menjadi peserta di event tersebut yang digelar 2-4 September lalu di JCC, Jakarta.
Ketua Umum Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (WALI), Levita Supit,mengungkapkan ajang FLEI ini adalah paket komplit dimana selain memeroleh merek, para pelaku bisnis ini mendapat pengetahuan serta berinteraksi langsung dengan para pelaku bisnis lainnya. Ditambahkannya bahwa WALI berkomitmen melakukan pendampingan bagi pebisnis waralaba baik pemula maupun yang sudah lama berkecimpung.
“Harapannya pendampingan ini bisa lebih memacu pertumbuhan waralaba di Indonesia,” kata Levita dalam siaran pers yang diterima redaksi di Jakarta, hari ini. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More