Ilustrasi: Lapor pajak SPT. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan melalui sistem Coretax yang disampaikan oleh Wajib Pajak hingga 5 Januari 2026 pukul 15.37 WIB telah mencapai 20.289 SPT untuk tahun pajak 2025.
“Per tanggal 5 Januari 2026 Pukul 15.37 WIB, untuk periode 1 sampai dengan 5 Januari 2026 (Tahun Pajak 2025) tercatat 20.289 SPT,” kata Rosmauli, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP dalam keterangannya, Senin, 5 Januari 2026.
Rosmauli merinci, total pelaporan SPT Tahunan tersebut terdiri dari wajib pajak orang pribadi karyawan sebanyak 14.926, wajib pajak orang pribadi non-karyawan 3.959, wajib pajak badan dalam rupiah 1.397, dan wajib pajak badan dalam dolar Amerika Serikat (AS) sebanyak tujuh.
Baca juga: OpenAI Resmi Jadi Pemungut PPN, Penerimaan Pajak Digital RI Tembus Rp44,55 Triliun
Baca juga: Tren Ekonomi dan Perpajakan Indonesia 2026 serta Dampaknya bagi Dunia Usaha
Sementara itu, untuk wajib pajak yang telah melakukan aktivasi dan penggunaan akun Coretax per 5 Januari 2025 pukul 15.37 WIB, tercatat sebanyak 11.397.471.
“Per 5 Januari 2026 Pukul 15.37 WIB, jumlah wajib pajak yang telah melakukan aktivasi akun Coretax DJP mencapai 11.397.471,” imbuhnya.
Rosmauli menyebutkan, jumlah tersebut terdiri dari wajib pajak orang pribadi sebanyak 10.489.395, wajib pajak badan 819.407, wajib pajak instansi pemerintah 88.448, serta wajib pajak PMSE sebanyak 221. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BI optimistis rupiah menguat secara fundamental, ditopang inflasi rendah, prospek pertumbuhan ekonomi membaik,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akan merombak pejabat Bea Cukai mulai besok dan Pajak pekan depan… Read More
Poin Penting Sinergi fiskal–moneter BI dan Kemenkeu berjalan solid melalui koordinasi intensif di KSSK bersama… Read More
Poin Penting LPS imbau bank patuhi TBP karena per Desember 2025 lebih dari 30 persen… Read More
Poin Penting Sari Yuliati resmi ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPR RI menggantikan Adies Kadir sisa… Read More
Poin Penting OJK menargetkan proses demutualisasi BEI rampung pada semester I 2026 untuk memperkuat tata… Read More