Perbankan

20.000 Data Nasabah BCA Dijual di Dark Web, Tersangka Ternyata Eks Karyawan Pinjol dan Judi Online

Jakarta – Tersangka kasus penjual ribuan data pribadi nasabah PT Bank Central Asia Tbk (Bank BCA) berhasil diungkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, pada Senin (14/8).

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, bahwa tersangka tersebut adalah pria berinisial MRGP (28) menjual sekitar 20 ribu data pribadi nasabah Bank BCA melalui situs gelap atau dark web dengan nama breachforum.is.

Baca juga: ISEI Ungkap Dampak Ngeri Perkembangan AI, Berpotensi Bocorkan Data Pribadi

“Terkait dengan perbuatan melawan hukum dilakukan tersangka MRGP, jadi ada sekitar 20 ribu data yang didapatkan oleh yang bersangkutan, kemudian dilakukan penjualan baik data pribadi maupun data finansial di web breachforums.is,” ucap Ade dalam konferensi pers.

Kasus ini bermula setelah salah satu karyawan legal Bank BCA melaporkan adanya unggahan atau postingan terkait jual beli data kartu kredit nasabah Bank BCA pada 28 Juli yang lalu kepada pihak kepolisian.

Dalam keterangan kepolisian, MRGP mendapatkan data nasabah Bank BCA itu ketika menjadi karyawan di salah satu situs pinjaman online (pinjol) dan operator karyawan judi online yang berlokasi di Kamboja.

Baca juga: OJK Dalami Kasus Pinjol di UIN Raden Mas Said Surakarta, Siap Beberkan ke Publik

Adapun, tindakan MRGP dalam melakukan jual data nasabah Bank BCA dilatarbelakangi sakit hati usai dipecat dari perusahaan tersebut.

Sehingga, Ditreskrimsus telah memastikan bahwa data nasabah Bank BCA tersebut bukan akibat dari kebocoran data web resmi Bank BCA. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

DBS Indonesia Tambah Pendanaan Rp3 Triliun ke Kredivo, Ini Peruntukannya

Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More

56 mins ago

Strategi Adira Finance-Danamon Menuju IIMS 2026

Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More

1 hour ago

Pasar Lakukan Detox, Waktunya Serok Saham Fundamental

Poin Penting Tekanan pasar terkonsentrasi pada saham terdampak kebijakan MSCI dan percepatan reformasi OJK, sementara… Read More

1 hour ago

Danantara Ikut Pantau Pertemuan BEI dengan MSCI

Poin Penting Danantara aktif sebagai investor pasar saham Indonesia dan menilai valuasi saham domestik masih… Read More

1 hour ago

Risiko Banjir Meningkat, Allianz Catat Klaim Asuransi Bali Rp22 Miliar di 2025

Poin Penting Allianz mencatat klaim asuransi di Bali mencapai Rp22 miliar sepanjang 2025, didominasi kerusakan… Read More

2 hours ago

IHSG Masih Tertekan, Ditutup Ambles 4,88 Persen ke Level 7.922

Poin Penting HSG ambruk 4,88 persen ke level 7.922,73 pada perdagangan 2 Februari 2026, dengan… Read More

2 hours ago