Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (15/1) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka pada zona hijau ke level 7.001,69 atau menguat 0,65 persen dari level 6.956,66.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 270,53 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 23 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp250,21 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 56 saham terkoreksi, sebanyak 193 saham menguat dan 215 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Simak 4 Rekomendasi Saham Ini
Sebelumnya, Panin Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal masih berpeluang untuk melanjutkan penguatan menuju MA5 dan MA20 di rentang 7.026-7.110, jika mampu bertahan di atas 6.930.
“Jika hari ini IHSG mampu bertahan di atas 6.930, maka berpeluang untuk menguat menuju MA5 dan MA20 di 7.026-7.110. Namun, jika IHSG memilih melemah, support selanjutnya ada di sekitar 6.840,” ucap Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 15 Januari 2025.
Baca juga: Pembagian Dividen 2024 Tembus Rp364,2 Triliun, 2 Saham Ini jadi Penyumbang Terbesar
Pada perdagangan kemarin (14/1), IHSG bergerak di zona merah ke level 6.956,66 atau melemah 0,86 persen, dengan total nilai transaksi tercatat Rp10,0 triliun.
“Dan asing mencatat penjualan bersih sebesar Rp633 miliar,” imbuhnya.
Adapun, sentimen yang akan memengaruhi gerak IHSG hari ini, antara lain tren peningkatan yield obligasi di global yang akan memberikan tekanan pada nilai tukar rupiah dan masih derasnya outflow dana asing. (*)
Editor: Galih Pratama
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More