News Update

BNI dan Telkomsel Padukan Bisnis Telko dan Supply Chain Financing

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bekerjasama dengan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), yang bergerak dalam bisnis telekomunikasi selular di Indonesia. Dalam kerjasama ini, BNI memberikan fasilitas Supply Chain Financing (SCF) yang memungkinkan adanya fasilitas pembiayaan kepada para mitra kerja atau pemasok Telkomsel, dimana fasilitas ini akan memperkuat dan mempercepat perputaran permodalan dalam ekosistem bisnis perusahaan tersebut.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Pemimpin Divisi Bisnis Korporasi 3 BNI Rudy Sihombing dengan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel Mohamad Ramzy di Jakarta, hari ini, 29 Desember 2021. Momentum tersebut juga disaksikan oleh Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir.

Silvano Rumantir menjelaskan, program pemberian fasilitas Supply Chain Financing ini merupakan model pembiayaan yang dapat digunakan untuk membiayai transaksi bisnis antara Telkomsel dengan para mitra kerja atau pemasok dengan didasarkan atas dokumen atau invoice.

“Fasilitas SCF ini memberikan keuntungan bagi para mitra Telkomsel yaitu dapat mempercepat penerimaan pembayaran atas tagihan kepada Telkomsel. Sedangkan dari sisi Telkomsel sendiri keuntungan yang diperoleh yaitu menjadikan bisnis yang berkesinambungan dan optimalisasi percepatan transaksi bisnis dengan para mitra,” ujarnya, seperti dikutip dari keterangan resmi.

Program pemberian fasilitas SCF ini juga memberikan kemudahan bagi para mitra atau pemasok Telkomsel dalam proses pengajuan fasilitas kredit. Dimana mitra bisa menggunakan faktur atau invoice yang mereka miliki kepada pihak bank sebagai jaminan, dengan demikian mitra atau pemasok bisa memiliki akses terhadap pendanaan secara lebih mudah dan cepat.

Sementara itu, Rudy Sihombing mengatakan, pengelolaan value chain melalui pemberian SCF dari BNI akan meningkatkan efisiensi dan profit korporat melalui cost reduction dan working capital optimalization. Optimalisasi modal kerja dilakukan melalui pengaturan cash flow dan mempercepat cash-convertion-cycle disisi mitra kerja Telkomsel.

Disaat yang sama, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkomsel Mohamad Ramzy mengatakan bahwa Telkomsel menyambut baik kerjasama yang dibangun bersama BNI ini.

“Kami berharap, kolaborasi ini dapat terus mendorong pertumbuhan bisnis, peningkatan performa, serta membuka lebih banyak peluang kemajuan bagi para mitra / pemasok yang mendukung operasional kerja Telkomsel. Solusi perbankan yang dihadirkan BNI ini akan memudahkan mitra/pemasok kami untuk dengan cepat, mudah, dan inovatif terutama dalam pengelolaan transaksi keuangan yang terpadu,” ucapnya.

Kerjasama ini juga merupakan wujud nyata sinergi antar BUMN yang mampu mendukung perbaikan proses bisnis untuk semua stakeholders. (Steven)

Paulus Yoga

Recent Posts

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Insentif Naik dan Tunjangan Non-ASN Tembus Rp2 Juta

Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More

1 min ago

Industri BPD Didorong Adopsi Agentic AI untuk Akselerasi Transformasi Digital

Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More

56 mins ago

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Lewat PLN Mobile Selama Ramadan 2026

Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More

2 hours ago

DPK BTN Pontianak Tumbuh 11,8 Persen di 2025, FUM Naik 18 Persen YoY

Poin Penting DPK BTN Pontianak tumbuh 11,8% menjadi Rp444 miliar pada 2025, didorong peningkatan dana… Read More

2 hours ago

Dies Natalis ke-57, Perbanas Institute Tegaskan Komitmen Transformasi dan Inovasi Akademik

Poin Penting Perbanas Institute menegaskan komitmen transformasi dan inovasi akademik di usia ke-57 tahun untuk… Read More

2 hours ago

BCA Siapkan Uang Tunai Rp65,7 Triliun Selama Lebaran 2026

Poin Penting BCA menyiapkan Rp65,7 triliun uang tunai untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah selama Ramadan… Read More

4 hours ago