Direktur Consumer and Commercial Lending PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Hirwandi Gafar (kanan) menunjukkan Perjanjian Kerja Sama Tripartit Peralihan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan (FLPP) ke BP Tapera disaksikan Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto (kiri), Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah (kedua dari kiri) dan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum & Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna (kedua dari kanan) di Jakarta, Jumat, 24 Desember 2021. Selama 11 tahun dana FLPP bergulir, Bank BTN selalu terdepan menjadi bank penyalur KPR Sejahtera dengan komitmen menyediakan akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan beralihnya pengelolaan dana FLPP dari PPDPP ke BP Tapera, Bank BTN berharap pengelolaan FLPP semakin efisien dan tepat sasaran untuk mengatasi backlog perumahan.
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More