Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (3/6) pukul 9.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik dibuka rebound ke level 7.081,47 atau naik 0,23 persen dari level 7.065,06.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham Indonesia hari ini, sebanyak 297,83 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 26 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp328,86 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 112 saham terkoreksi, sebanyak 175 saham menguat dan sebanyak 252 saham tetap tidak berubah.
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguji Level 7.000, Ini Katalisnya
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.980-6.985 dan resistance 7.150-7.235,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 3 Juni 2025.
Manajemen CGS melihat, dengan menguatnya indeks di bursa Wall Street dan naiknya harga mayoritas komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, aksi jual investor asing dalam jumlah yang cukup besar berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Baca juga: Kinerja Pasar Saham RI Menguat Selama Mei 2025, Tertinggi di Kawasan Regional
Adapun, CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).
Kemudian, tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More