Ilustrasi transaksi saham perbankan. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9:01 WIB (31/8) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali dibuka pada zona hijau ke level 6.978,02 atau menguat 0,16 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 351 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 23 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp166 miliar.
Baca juga: IHSG Masih Berpeluang Capai 7.000, Tapi Perlu Didukung Hal Ini
Kemudian, tercatat terdapat 93 saham terkoreksi, sebanyak 169 saham menguat dan sebanyak 260 saham tetap tidak berubah.
Sebelumnya, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, bahwa IHSG berpotensi koreksi pada hari ini, setelah kemarin (30/8) gagal tembus level 7.000, dengan level support berada di 6.930-6.950 dan resistance 7.000-7 010.
Pada perdagangan kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,11 persen, begitu juga dengan S&P 500 yang naik sebesar 0,38 persen, sementara indeks Nasdaq turut menguat sebesar 0,54 persen.
Saham Nvidia naik hampir 1 persen begitu juga dengan saham Apple yang menguat hampir 2 persen sehari setelah perusahaan mengirimkan undangan untuk acara peluncuran tanggal 12 September.
Kemudian, ADP employment change untuk Agustus 2023 mencapai 177.000, di bawah ekspektasi, selain itu pertumbuhan ekonomi kuartal II-2023 direvisi turun menjadi 2,1 persen qoq dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,4 persen qoq.
Baca juga: Jaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal, OJK Terbitkan Aturan Baru, Ini Rinciannya
Sedangkan sebagian besar bursa di kawasan regional Asia Pasifik mengalami kenaikan mengikuti penguatan bursa Amerika Serikat (AS) pada malam sebelumnya.
Di antara yang mencatat kenaikan signifikan adalah bursa Australia S&P/ASX 200 dengan penguatan 1,21 persen, dimana Australia melaporkan inflasi Juli 2023 sebesar 4,9 persen yoy, di bawah perkiraan, lalu Hang Seng turun tipis, dan Jepang melaporkan keyakinan konsumen sebesar 36,2 untuk Agustus 2023, di bawah ekspektasi. (*)
Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More
Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More
Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More
Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More
Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More