Jakarta – Vaksinasi 15 ribu pedagang pasar di Pasar Tanah Abang menandai mulainya program vaksinasi tahap kedua. Pada tahap ini, jumlah penerima vaksinasi ditargetkan mencapai 38,5 juta orang yang terdiri dari 16,9 juta pekerja pelayanan publik dan 21,5 juta lansia.
“Kita hampir selesai untuk vaksinasi tahap pertama bagi tenaga kesehatan dan akan mulai untuk tahap kedua bagi pelayan publik dan lansia. Pelayan publik dan lansia banyak berinteraksi dengan masyarakat sehingga mendapatkan prioritas untuk diberikan perlindungan,” terang dr. Maxi Rein Rondonuwu, Plt. Dirjen P2P Kementerian Kesehatan dalam diskusi virtual melalui kanal YouTube Lawan Covid19 ID.
Menurut Maxi, Kemenkes terus berupaya untuk mempercepat vaksinasi dengan melakukan vaksinasi di fasilitas layanan kesehatan dan mengadakan vaksinasi massal. Selain itu, beberapa metode vaksinasi baru juga diuji cobakan pada tahap kedua ini.
“Memang ada vaksinasi massal yang kita laksanakan di tempat-tempat tertentu, dengan catatan harus punya tempat penanganan KIPI yang komprehensif. Ada juga dengan metode bergerak yang sudah kita uji cobakan di pedagang pasar,” jelas Maxi.
Lebih jauh, Maxi memastikan bahwa semua proses vaksinasi sudah mematuhi protokol kesehatan ketat. Salah satunya adalah proses skrining awal yang dilakukan Kemenkes untuk mengurangi penumpukan pada peserta vaksinasi. Setelah skrining, peserta akan diberikan kupon untuk mengetahui kapan waktu vaksinasi sehingga mencegah penumpukan peserta. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More