Market Update

144 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat 0,41 Persen ke Level 7.250

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (5/7) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka naik ke level 7.250,51 atau menguat 0,41 persen dari level 7.220,88. 

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 206,46 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 14 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp157,09 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 52 saham terkoreksi, sebanyak 144 saham menguat dan sebanyak 269 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Berikut Sentimennya

Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat IHSG secara teknikal pada hari ini diprediksi akan mengalami pelemahan dalam rentang level 6.980 hingga 7.050. 

“Pada perdagangan Kamis (4/7), IHSG ditutup naik 0,34 persen atau plus 24,13 poin di level 7.220. IHSG hari ini (5/7) diprediksi bergerak mixed cenderung melemah terbatas dalam range 7.170-7.250,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta, 5 Juli 2024.

Ratih menilai, IHSG terapresiasi sejalan dengan inflow investor asing di pasar ekuitas domestik sebesar Rp784,05 miliar. Saham Big Caps terapresiasi yang tercermin dari naiknya indeks LQ45 dan IDX30. 

Baca juga: Saham Emiten Asuransi Bergerak Variatif Cenderung Tertekan, Gara-gara Suku Bunga Tinggi?

Akselerasi IHSG juga sejalan dengan nilai tukar rupiah yang terapresiasi, dengan kurs rupiah Jisdor berada di level Rp16.341 per dolar AS (4/7).

Adapun, Penyertaan Modal Negara (PMN) tunai dan non tunai telah disetujui oleh Komisi XI DPR RI dalam APBN tahun 2024 dan PMN tersebut akan disalurkan kepada 17 BUMN dengan total dana Rp27,49 triliun, dengan rincian PMN tunai sebesar Rp12,99 triliun dan non tunai sebesar Rp14,50 triliun. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

3 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

9 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

9 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

9 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

19 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

20 hours ago