Market Update

125 Saham Menguat, IHSG Dibuka di Zona Hijau ke Level 6873,81

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (21/8) indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka pada zona hijau ke level 6873,81 atau menguat 0,20 persen dari level 6860,05 pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 511 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 23 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp178 miliar.

Kemudian, tercatat terdapat 156 saham terkoreksi, sebanyak 125 saham menguat dan sebanyak 275 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: 3 Sektor Ini Bakal Dongkrak IHSG hingga Akhir Tahun

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mengatakan, bahwa sesuai dengan prediksi, IHSG masih berada pada posisi sideways di level 6.850-6.950.

“Dan IHSG akan coba break support di 6.850. Level support berada 6.830-6.850 dan level resistance 6.900-6.950,” ucap Fanny dalam risetnya di Jakarta, 21 Agustus 2023.

Pada Jumat lalu (18/8) indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,07 persen, sementara S&P 500 melemah tipis sebesar 0,01 persen, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang terkoreksi sebesar 0,20 persen.

“Saham Keysight Technologies turun hampir 14 persen akibat kinerja yang mengecewakan. Saham-saham perusahaan teknologi besar termasuk Meta, Amazon, Microsoft, dan Alphabet, terus mengalami penurunan sepanjang minggu,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, kondisi di bursa Eropa juga mengalami pelemahan, dengan FTSE 100 dan DAX Performance Index yang keduanya turun 0,65 persen, serta Zona Euro telah melaporkan inflasi Juli 2023 sebesar 5,3 persen yoy yang sesuai dengan perkiraan.

Baca juga: IHSG Akan Bergerak Stabil di Tahun Politik, Begini Proyeksinya

Adapun, bursa di kawasan Asia Pasifik kompak melemah pada perdagangan Jumat lalu, seperti Hang Seng yang terkoreksi 2,05 persen, sementara SSE Composite Index dan Shenzhen Index masing-masing turun 1,00 persen dan 1,75 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

39 mins ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

47 mins ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

1 hour ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri

Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More

1 hour ago

CEO Infobank: Jual Beli Kendaraan STNK Only Ilegal dan Berisiko Pidana

Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More

2 hours ago