Jakarta – Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk, Glen Glenardi memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Glen Glenardi sebagai Direktur Utama di Bank Bukopin.
Sekretaris Perusahaan PT Bank Bukopin Tbk, Tantri Wulandari mengatakan, pengesahan atas pengunduran diri tersebut akan dimintakan persetujuan ke pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Januari 2018.
“Bersama ini kami sampaikan bahwa pada 2 Januari 2018 Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Glen Glenardi selaku Dirut Bukopin,” ujar Tantri dalam Keterbukaan Informai di PT Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Kamis, 4 Januari 2018.
Penyampaian informasi terkait dengan pengunduran diri Glen Glenardi selaku Direktur Utama Bank Bukopin ini sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Terbuka.
Glen Glenardi memiliki pengalaman selama 29 tahun di dunia perbankan. Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama, dirinya juga pernah menjabat sebagai Direktur Usaha Koperasi, Kecil dan Mikro pada 2000-2005.
Lalu sebelumnya lagi Glen Glenardi juga pernah menjabat sebagai Direktur Usaha Kecil & Koperasi pada 1999 silam. Kemudian pada 1992-1999 dirinya sempat menjadi Kepala Divisi Kredit Koperasi & Usaha Kecil, serta sempat menjabat sebagai pemimpin Cabang Cirebon pada 1989-1992. (*)
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More