Categories: Perbankan

10 Tahun Terakhir LPS Bayarkan Klaim Nasabah Rp4,5 triliun

Dalam 10 terakhir daya tahan perbankan masih cukup baik. LPS telh menutup bank-bank kecil sekelas BPR yang sifatnya morale hazard. Rezkiana Nisaputra

Jakarta–Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan kinerja selama 10 tahun terakhir kepada Presiden Joko Wododo (Jokowi). Dalam laporannya, LPS mengaku selama 10 tahun terahir pihaknya telah menghimpun premi tabungan dari nasabah perbankan sekitar Rp50 triliun.

Sementara untuk klaim nasabah yang banknya telah ditutup, Ketua Dewan Komisioner LPS Heru Budiargo mengungkapkan, bahwa pihaknya telah membayarkan sebesar Rp4,5 triliun. Dengan kondisi tersebut, maka selama 10 tahun terakhir kondisi ekonomi Indonesia masih baik.

“Jadi di situ perekonomian Indonesia baik, dalam 10 tahun terakhir daya tahan perbankan juga baik. Jadi yang ditutup juga bank-bank kecil sekelas Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang sifatnya morale hazard,” ujar Heru, di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2015.

Sedangkan terkait dengan jumlah simpanan nasabah yang ter-cover oleh LPS, lanjut Heru, sampai saat ini‎ sudah mencapai 99,6%. Presentase tersebut di atas dari ketentuan Undang-Undang LPS dimana LPS harus mampu me-cover simpanan nasabah perbankan di sleuruh Indonesia mencapai 99%.

“Simpanan ini tentunya yang memenuhi persyaratan, yaitu maksimal Rp2 miliar dan memiliki suku bunga sesuai LPS rate yang saat ini 7,75%,” tukasnya.

‎Berdasarkan data LPS, hingga akhir tahun 2014, LPS telah melikuidasi bank sebanyak 58 bank, yang mayoritas adalah BPR. Selain itu hingga pertengahan 2015, LPS juga telah mencabut izin usaha 15 BPR. Belum lama ini, LPS telah mencabut izin usaha PT BPR Carano Nagari yang berlokasi di Padang Panjang, Sumatera Barat. (*)

@rezki_saputra

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

5 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

5 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

5 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

5 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

9 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

12 hours ago