WallStreet Di Zona Merah

WallStreet Di Zona Merah

Jakarta – IHSG pada perdagangan awal pekan berhasil ditutup dengan menguat 20,00 poin atau 0,30% menjadi 6.680,62. Pengutan tersebut diiringi dengan kinerja sektoral yang hampir seluruhnya menguat. Sektor pertambangan menguat tertinggi pada perdagangan Senin dengan kenaikan mencapai 2,56 persen. Kemudian sektor perkebunan 1,75 persen, dan sektor properti 1,69 persen. Sementara sektor infrastruktur tertekan aksi jual investor dengan melemah sebesar 1,34 persen.

Perdagangan saham di Bursa Asia ditutup mixed  pada perdagangan Senin. Indeks Nikkei melemah 2,54 poin atau 0,01 persen ke level 23.629,34 indeks Hang Seng melemah 187,23 poin atau 0,56 persen ke level 32.966,89 sedangkan indeks STI menguat sebesar 9,93 poin atau 0,28 persen ke level 3.577,07.

Bursa saham Wall Street ditutup di zona merah pada perdagangan Senin seiring dengan kekhawatiran pasar akan suku bunga yang lebih tinggi atas imbal hasil obligasi 10 tahun yang melompat diatas 2,7 persen. Indeks Dow Jones melemah 177,23 poin atau 0,67 persen ke level 26.439,48 indeks S&P melemah 19,34 poin atau 0,67 persen ke level 2.853,53 dan indeks Nasdaq melemah 39,27 poin atau 0,52 persen ke level 7.466,50.

Bursa saham Eropa ditutup mayoritas melemah pada perdagangan Senin. Indeks CAC 40 melemah 7,56 poin atau 0,14 persen ke level 5.521,59 indeks DAX melemah 15,69 poin atau 0,12 persen ke level 13.324,48 sedangkan indeks FTSE 100 menguat 5,99 poin atau 0,08 persen ke level 7.671,53.(*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.