Volume Bisnis Fintech Nasional Tembus Rp3,5 Triliun

Volume Bisnis Fintech Nasional Tembus Rp3,5 Triliun

Jakarta – Industri jasa keuangan berbasis teknologi (Fintech) saat ini terlihat berkembang sangat pesat dan semakin beragam, hal tersebut tercermin dari terus meningkatnya volume bisnis fintech.

Wakil Ketua Bidang Jasa Keuangan Asosiasi Fintech Adrian Gunadi menyebut, per Januari tahun ini volume bisnis fintech nasional tercatat telah mencapai sekitar Rp3,5 triliun. Hal tersebut seiring dengan peningkatan jumlah fintech di Indonesia.

“Pertumbuhan volume bisnis kita lihat data per Januari sebesar Rp3,5 triliun. Tumbuh luar biasa dalam setahun,” ungkap Adrian di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta, Jumat 13 April 2018.

Baca juga: Sebanyak 26 Fintech Telah Terdaftar di Sandbox Bank Indonesia

Adrian mengungkapkan, hingga saat ini jumlah fintech yang tercatat dalam Asosiasi Fintech Indonesia sebanyak 135 fintech yang berasal dari berbagai segmen yakni payment, lending, market provisioning, cap market, insurance.

“Sejumlah 135 ini terdiri dari beberapa segmen, namun paling banyak sekitar 60 persen ada di payment dan lending,” tambah Adrian.

Dirinya mengatakan, hadirnya fintech ini akan terus meningkatkan angka inklusi keuangan yang belum dapat diraih oleh incumbent seperti perbankan. Tak hanya itu, hadirnya fintech juga dapat terus meningkatkan tingkat keuangan masyarakat.

“Jadi ada beberapa faktor terkait inklusi keuangan dan infrastruktur internet yang sudah berubah. Jadi memang ini faktor yang membuat fintech industri yang sangat berkembang dan ini pasar yang menarik. Adanya gap inklusi yang belum diraih bank, percepatan internet dan ini menjadi faktor menarik,” tutup Adrian.(*)

6 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published.