Likuiditas Ketat, BRI Minta GWM Primer Turun Jadi 5%

Likuiditas Ketat, BRI Minta GWM Primer Turun Jadi 5%

Jakarta–PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) meminta Bank Indonesia (BI) untuk mencermati ruang penurunan kembali rasio Giro Wajib Minimum (GWM) Primer, setelah terakhir diturunkan sebesar 1 persen pada tahun lalu, menjadi 6,5 persen. Direktur Utama BRI Suprajarto mengungkapkan, mengetatnya likuiditas bank yang menyebabkan LDR BRI meningkat menjadi 93 persen, telah mendorong perseroan untuk meminta […]

250 total views, 5 views today

BI Cermati Ruang Penurunan Kembali GWM Primer

BI Cermati Ruang Penurunan Kembali GWM Primer

Jakarta–Bank Indonesia (BI) mengaku masih mencermati ruang penurunan rasio Giro Wajib Minimum (GWM) Primer, setelah terakhir diturunkan sebesar 1 persen pada tahun lalu, menjadi 6,5 persen. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Jakarta, Rabu, 22 Februari 2017. Ruang pelonggaran GWM Primer yang masih terbuka ini, dinilai bisa mendorong likuiditas perbankan […]

54 total views, no views today

GWM Primer Berpeluang Turun Jadi 5,5%-6%

GWM Primer Berpeluang Turun Jadi 5,5%-6%

Bandung–Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih bisa menurunkan GWM Primer (Giro Wajib Minimum Primer). Hal ini dikarenakan BI masih memiliki ruang untuk melonggarkan kebijakan moneternya. Saat ini,  GWM Primer dalam rupiah berada pada level 6,5%. Menurut ekonom dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David Sumual, adanya pelonggaran kebijakan moneter yakni dengan menurunkan GWM Primer ini, […]

202 total views, no views today

BI Pantau Hasil Penurunan GWM Primer

BI Pantau Hasil Penurunan GWM Primer

Jakarta–Meski Bank Indonesia (BI) telah menurunkan kembali BI Rate menjadi 6,75%, namun dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan untuk tidak kembali menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) Primer. Menurut Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Juda Agung, keputusan BI untuk tidak kembali menurunkan GWM Primer, lantaran likuiditas di perbankan masih mencukupi untuk ketersediaan […]

142 total views, no views today

GWM Jadi 6,5%, Likuiditas Bank Naik Rp34 Triliun

GWM Jadi 6,5%, Likuiditas Bank Naik Rp34 Triliun

Bandung – Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) memutuskan untuk kembali menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) primer dalam rupiah sebesar 1% dari 7,5% menjadi 6,5% yang akan berlaku efektif 16 Maret 2016. Kebijakan penurunan GWM primer ini diharapkan dapat memperkuat upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang tengah berlangsung. Selain itu, penurunan GWM juga mengurangi […]

65 total views, 1 views today

GWM Turun, Likuiditas Perbankan Naik Rp23 Triliun

GWM Turun, Likuiditas Perbankan Naik Rp23 Triliun

Jakarta–Bank Indonesia (BI) resmi menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) Primer dari 8% menjadi 7,5%. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No 17/21/PBI/2015 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Dalam Valuta Asing Bagi Bank Umum Konvensional yang berlaku 1 Desember 2015. Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI, Solikin M. Juhro mengatakan, penurunan GWM Primer […]

109 total views, no views today

BI Mungkinkan Penurunan GWM Lagi

BI Mungkinkan Penurunan GWM Lagi

Jakarta–Pelonggaran moneter yang dilakukan Bank Indonesia (BI) dengan menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) Primer dari 8% menjadi 7,5% selain mendorong pertumbuhan kredit, juga diharapkan dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Solikin M. Juhro mengungkapkan,  penurunan GWM, sudah mempertimbangkan kondisi eksternal dan internal yang juga sejalan dengan stabilitas makroekonomi yang […]

126 total views, no views today

Dampak Penurunan GWM Terasa di Awal 2016

Dampak Penurunan GWM Terasa di Awal 2016

Jakarta–Kebijakan Bank Indonesia (BI) mengenai penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) Primer dalam Rupiah dari 8% menjadi 7,5%, mulai berlaku efektif pada hari ini (1/12). Hal ini dilakukan dengan pertimbangan stabilitas makroekonomi yang semakin membaik sehingga terdapat ruang pelonggaran kebijakan moneter. Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Solikin M. Juhro mengatakan, kebijakan pelonggaran moneter yang […]

226 total views, no views today

Bank Mandiri Tahun Depan Belum Agresif

Bank Mandiri Tahun Depan Belum Agresif

Jakarta–PT Bank Mandiri (Persero), Tbk (Bank Mandiri) tahun depan belum menargetkan pertumbuhan kredit yang tinggi. Tahun depan Perseroan menargetkan pertumbuhan di bawah 15%. Hal ini sesuai arahan Bank Indonesia (BI) yang mematok target kredit di kisaran 12%-14%. “Kita sejalan dengan BI, kita masih akan dibawah 15% untuk tahun depan,” kata Direktur Utama Bank Mandiri, Budi […]

39 total views, no views today

Tahun Depan BNI Patok Target Kredit 15%-17%

Tahun Depan BNI Patok Target Kredit 15%-17%

Semarang–PT Bank Negara Indonesia, (Persero), Tbk (BNI) menargetkan pertumbuhan kredit yang lebih tinggi tahun depan. Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan tahun depan Perseroan menargetkan pertumbuhan kredit 15%-17%. Hal ini menurutnya disebabkan oleh sinyal dari otoritas moneter yang melonggarkan kebijakan moneternya dengan menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) Primer dari 8% ke 7,5%. “Ini sinyal berarti […]

51 total views, no views today