Jelang Pilpres, Calon Gubernur BI Jangan Disusupi Kepentingan Politis

Jelang Pilpres, Calon Gubernur BI Jangan Disusupi Kepentingan Politis

Jakarta – Empat nama calon Gubernur Bank Indonesia (BI) telah sampai ke meja Presiden. Diharap calon Gubernur BI yang akan diajukan Presiden Joko Widodo ke DPR-RI harus memiliki integritas dan profesional, serta tak terpengaruh kepentingan politik praktis (politis) jelang Pemilihan Presiden 2019 guna menjaga kredibilitas Bank Sentral.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Anggota Komisi XI DPR-RI Johnny G. Plate saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 9 Februari 2018. Menurutnya, akan sangat berisiko bagi perekonomian nasional khususnya stabilitas moneter dan keuangan, jika calon Gubernur Bank Sentral disusupi kepentingan politik praktis.

Dirinya mengaku sudah mendengar empat nama Calon Gubernur BI yang santer akan diusulkan kepada Presiden Joko Widodo. Empat nama itu adalah calon petahana Agus Martowardojo, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro dan Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri.

Dia menilai, bahwa sosok Gubernur BI memegang peran sentral untuk menentukan kebijakan mulai dari moneter, makroprudensial, stabilitas dan juga sistem pembayaran. Jika kredibilitas pemimpin Bank Sentral diragukan, maka kepercayaan investor, dunia usaha, dan lembaga pemeringkat dikhawatirkan bisa menurun.

“Kepentingan politik praktis jangan sampai ada jelang 2019. Apalagi melebihi kebutuhan teknis sosok pemimpin Bank Indonesia yang bertanggung jawab terhadap moneter, makroprudensial, stabilitas dan juga sistem pembayaran,” ujarnya.

Lebih lanjut Johnny menegaskan, bahwa DPR hanya akan menerima tiga nama calon Gubernur BI dari empat nama yang akan diajukan oleh Presiden Jokowi.

“Dari keempat nama itu, Perry Warjiyo, Agus Marto dan Bambang Brodjonegoro sudah sering rapat bersama-sama dengan DPR. Jadi kami sudah tahu kemampuan tiga orang itu. Sedangkan Chatib Basri kami baru tahu dari cerita-cerita saja, kita lihat aja nanti,” paparnya.

Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi membenarkan empat nama tersebut telah sampai ke meja Presiden Jokowi. “Empat nama itu yang masuk. Presiden sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing calon. Ini sekarang kan dinilai semua, dan sudah dibicarakan juga dengan presiden dan wakil presiden,” tambahnya.

Dari ke empat nama yang sudah diserahkan ke meja Presiden Jokowi tersebut, kata Sofjan, Presiden bakal memutuskan keempat nama kandidat Gubernur BI itu untuk bisa diserahkan ke Pimpinan DPR-RI yang paling lambat akan diserahkan akhir bulan ini. “Sekarang tinggal Presiden yang memutuskan dari empat nama itu,” ujarnya.

Pemilihan calon nama Gubernur BI memang merupakan kewenangan Presiden Jokowi. Di mana nantinya Presiden Jokowi akan mengusulkan kandidat pilihannya kepada Pimpinan DPR, yang kemudian dibahas di Badan Musyawarah DPR, lalu dibawa ke Paripuran, dan selanjutnya diserahkan ke Komisi XI untuk dilakukan fit and proper test. (*)‎

1,456 total views, 2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published.