Bersih-bersih NPL Gaya Manajemen Baru PermataBank

Bersih-bersih NPL Gaya Manajemen Baru PermataBank

Selain membereskan wholesale banking, fokus manajemen baru juga diarahkan untuk meningkatkan manajemen risiko dan mengontrol NPL. Karena posisi PermataBank sebagai universal banking, Ridha berusaha mendorong semua lini bisnisnya untuk tumbuh dengan profitabilitas yang baik, misalnya di bisnis ritel yang tahun lalu kinerjanya tumbuh, tapi pencapaiannya masih di bawah potensi.

Tanda-tanda PermataBank akan pulih lagi sebenarnya sudah terlihat. Selain laba sudah positif, pemegang saham juga menambah modal masing-masing sebesar Rp1,5 triliun. Di kalangan karyawan yang sempat dihubungi Infobank pun tidak terjadi demotivasi, kendati sejumlah orangnya ada yang menyeberang ke bank lain. Hanya saja sempat ramai sebagian karyawan yang mempertanyakan nasibnya karena ada kabar kemungkinan PermataBank SCB dilebur menjadi satu.

Sebab, ketika ada kabar SCB akan hengkang dari PermataBank, Bill Winters, Group Chief Executive SCB, yang berpusat di Inggris, menyatakan tidak ada rencana menarik modal dari Indonesia atau menjual saham di PermataBank. Bahkan, seperti dikutip Financial Time, salah satu opsi SCB untuk menggarap lebih dalam pasar Indonesia adalah dengan menggabungkan PermataBank dengan kantor cabang SCB jika bank asal Inggris tersebut bisa memegang kendali kepemilikan sahamnya di PermataBank. (*)

Simak ulasan lengkapnya di Majalah Infobank edisi April 2017

Pages: 1 2 3 4

57 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published.