BCA Salurkan Buku Senilai Rp2,553 Miliar

BCA Salurkan Buku Senilai Rp2,553 Miliar

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) secara resmi menggelar seremoni penutupan gerakan berbagi #BukuUntukIndonesia. Gerakan ini berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp2,45 miliar dengan nilai total dana yang disalurkan Rp2,55 miliar yang dikonversi menjadi 43.734 buku dan disalurkan ke 111 sekolah di 60 area di Indonesia.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan gerakan tersebut merupakan bentuk komitmen BCA untuk menumbuhkan kembali semangat membaca di berbagai pelosok Indonesia dengan memberikan buku sebagai sarana penunjang belajar. Untuk memastikan gerakan ini tepat sasaran, BCA bekerja sama dengan banyak pihak.

“Kami sangat menyadari bagaimana buku menjadi sangat berharga di pelosok yang kesulitan akses, dan BCA bersyukur bisa berkontribusi menyalurkan buku yang kami harapkan dapat menjadi salah satu penunjang untuk membawa mimpi bagi anak bangsa kita,” ujar Jahja di Jakarta, Rabu, 14 November 2018.

Pada kesempatan tersebut, BCA membagikan buku bacaan yang terdiri dari buku pengetahuan umum, buku pembentukan karakter, dan buku cerita anak kepada empat Sekolah Dasar Negeri (SDN) yaitu SDN Telaga Asih 01, SDN Parung 4, SDN Taktakan 1, SDN Taktakan 2. Banyaknya buku yang disalurkan membuat MURI memberikan Rekor Donasi Kepada Anak di SDN Terbanyak kepada BCA.

Gerakan berbagi #BukuUntukIndonesia yang diadakan sejak bulan Maret 2017 lalu, mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk ambil bagian dengan cara memilih paket berbagi yang tersedia, kemudian, dana yang terkumpul melalui gerakan ini akan dikonversi menjadi buku untuk selanjutnya disalurkan ke 60 area di Indonesia.

Sebagai bentuk apresiasi, BCA menyediakan kaos kebaikan yang dipersembahkan kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam gerakan ini.

Dengan nilai total dana yang disalurkan sebesar Rp2,553 miliar yang telah dikonversi menjadi 43.734 buku tersebut, kemudian buku-buku itu disalurkan kepada 111 sekolah penerima donasi, yang antara lain tersebar di Aceh dan Lampung mewakili Sumatera, Garut dan Solo mewakili Jawa, Singkawang mewakili Kalimantan, Makassar dan Manado mewakili Sulawesi, serta Kupang.

Jahja mengungkapkan, demi menciptakan bangsa yang cerdas, akses anak bangsa terhadap buku harus dibuka seluas-luasnya. Pada era digitalisasi ketika teknologi sudah merambah hingga ke pelosok negeri, anak bangsa perlu diimbangi dengan penyediaan buku-buku yang berkualitas, serta untuk mendidik tunas-tunas bangsa yang kelak akan mewarisi negara ini.

“Terima kasih kepada masyarakat dan nasabah yang telah menjadi bagian dari gerakan #BukuUntukIndonesia untuk menciptakan perubahan di Tanah Air. Semoga aksi berbagi ini dapat berkontribusi positif membawa mimpi bagi anak bangsa untuk masa depan yang lebih baik,” tutup Jahja. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.